bali.jpnn.com, DENPASAR - Badan Gizi Nasional (BGN) Bali mencatat sudah ada 178 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tetapi yang beroperasi baru 147.
Ratusan SPPG tersebut diproyeksikan menyasar 507 ribu penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.
Menurut Koordinator BGN Bali Risca Christina, angka tersebut realistis sesuai jumlah SPPG yang sudah berdiri di Pulau Dewata.
“Untuk sisa SPPG sedang persiapan sebelum operasional.
Jadi, ada 507 ribu siswa, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, yang akan menerima manfaat pada 2026 ini,” ujar Risca Christina dilansir dari Antara.
Pada hari pertama implementasi program MBG 2026, Kamis (8/1) kemarin, BGN Bali mengakui jumlah penerima belum memenuhi target, yaitu baru 182.782 orang.
Menurut Risca ini dikarenakan masih terdapat SPPG baru yang dalam tahap uji coba sehingga tak bisa langsung menyediakan 2.500 paket MBG.
“Kami diarahkan untuk pemberian manfaat itu dibatasi 1.000 terlebih dahulu.



















































