bali.jpnn.com, DENPASAR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan seluruh syarat pembentukan siklon tropis telah terpenuhi pada Bibit Siklon Tropis 91S.
Bibit Siklon Tropis 91S saat ini terpantau di Samudra Hindia, sebelah selatan perairan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ada enam faktor utama pembentukan Siklon Tropis 91S.
Pertama, suhu muka laut di sekitar sistem siklonik tersebut berkisar 26 sampai 29 derajat Celcius yang melampaui ambang minimal pembentukan siklon tropis.
Kedua, kondisi atmosfer yang tidak stabil yang memungkinkan terbentuknya awan cumulonimbus (CB).
Awan-awan ini merupakan awan-awan yang membawa guntur dan menjadi sumber energi badai tropis.
"Awan Cumulonimbus (CB) merupakan penanda wilayah konvektif kuat.
Ini adalah penting dalam perkembangan siklon tropis," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB Satria Topan Primadi dilansir dari Antara.



















































