Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib Bandung, Kenapa?

2 hours ago 20

Selasa, 26 Mei 2026 – 10:53 WIB

Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib Bandung, Kenapa? - JPNN.com Jateng

Bojan Hodak bukan lagi pelatih Persib Bandung. Ilustrasi Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jateng.jpnn.com, BANDUNG - Setelah membawa Persib Bandung mendominasi sepak bola nasional dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak resmi melepas jabatannya sebagai pelatih kepala.

Namun, perpisahan itu bukan benar-benar akhir. Persib memastikan Bojan Hodak tetap berada di dalam struktur klub dengan peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor atau penasihat teknis kelompok pemegang saham.

Dalam pernyataan resminya, Persib menyebut perubahan posisi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan prestasi yang telah dibangun selama beberapa musim terakhir.

“Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi pelatih kepala dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,” tulis Persib melalui akun resmi klub, Selasa (26/5).

Perubahan ini diumumkan setelah kontrak Bojan sebagai pelatih berakhir pada 31 Mei 2026, bertepatan dengan berakhirnya kompetisi Super League musim ini.

Di posisi barunya, Bojan tidak lagi bertugas mengawal tim dari pinggir lapangan. Fokus utamanya adalah menjembatani pemilik saham dengan kebutuhan teknis tim serta menyusun arah pengembangan klub dalam jangka panjang.

Persib juga tidak menunggu lama untuk menentukan suksesor.

Klub menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru. Sebelumnya, Tolic merupakan bagian dari staf kepelatihan sebagai asisten dan kini mendapat mandat memimpin tim utama musim depan.

Setelah membawa Persib Bandung mendominasi sepak bola nasional dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak resmi melepas jabatannya sebagai pelatih kepala.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |