jpnn.com, MALANG - Band indie-rock asal Malang, Wuss akhirnya melepas karya perdana pada 2026 ini.
Setelah merilis Where It Begins pada 2025, Wuss kini meluncurkan Born in February, sebuah karya yang lahir dari ruang di antara sorak dan kekacauan, di antara yang diagungkan dan yang sering terlewatkan.
Ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, lagu tersebut menjadi pengakuan personal tentang tumbuh
sebagai 'anak kedua', bukan bayangan, bukan pengganti, namun kerap diperlakukan sebagai jeda yang mudah dilupakan.
Melalui Born in February, band beranggotakan Sabiella Maris (vokal, gitar), Brilyan Prathama Putra (vokal, gitar), Rara Harumi (bass), dan Rufa Hidayat (drum) itu menolak anggapan bahwa urutan adalah identitas, dan menegaskan bahwa bertahan seringkali membutuhkan tenaga yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi yang pertama.
“Anak kedua lahir di tengah dua dunia, satu riuh penuh sorak, satu lagi kacau dan enggak pernah benar-benar rapi. Sering kali posisinya cuma dianggap lewat. Bagi anak kedua, ‘second’ itu cuma urutan, bukan identitas,” kata Brilyan dari Wuss.
Single Born in February menghadirkan sudut pandang tentang posisi kedua yang hidup di bawah perbandingan tanpa akhir, ketika suara kerap tenggelam oleh yang dianggap lebih utama dan mudah diterima.
Wuss menjalani proses produksi lagu tersebut selama satu bulan, dimulai sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Born in February ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, dengan lirik yang digarap oleh Sabiella Maris. Proses komposisi melibatkan seluruh personel yang merangkai dinamika emosional lagu menjadi satu kesatuan utuh.






















































