BPOM & Ubaya Siapkan Unit Uji Klinis di Jatim, Industri Farmasi Tak Perlu ke Jakarta

4 hours ago 16

Senin, 15 Juni 2026 – 20:32 WIB

BPOM & Ubaya Siapkan Unit Uji Klinis di Jatim, Industri Farmasi Tak Perlu ke Jakarta - JPNN.com Jatim

BPOM dan Ubaya memperkuat kolaborasi hilirisasi riset serta mendorong pembentukan unit uji klinis di Jawa Timur untuk mendukung industri farmasi dan inovasi kesehatan. Foto: Humas Ubaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Universitas Surabaya (Ubaya) memperkuat kolaborasi dalam mendorong hilirisasi hasil riset sekaligus pengembangan ekosistem inovasi kesehatan di Jawa Timur.

Salah satu agenda yang didorong adalah pembentukan unit uji klinis di Jawa Timur guna mendukung pengembangan obat dan produk kesehatan berbasis riset.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah menjadi kunci mempercepat transformasi hasil penelitian menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat kuliah umum dan penandatanganan nota kesepahaman di Universitas Surabaya, Senin (15/6).

“Melalui konsep ABG (Academic, Business, and Government), kami yakin transfer teknologi dan pengembangan produk-produk inovatif bisa dipercepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Taruna.

Menurut dia, banyak hasil penelitian perguruan tinggi yang memiliki potensi besar untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Karena itu, produk-produk inovatif tersebut perlu didorong agar dapat lebih cepat dimanfaatkan masyarakat tanpa mengabaikan aspek keamanan, mutu, dan khasiat.

Taruna juga menyoroti besarnya potensi biodiversitas Indonesia yang dapat dikembangkan menjadi bahan baku obat.

BPOM dan Ubaya memperkuat kolaborasi hilirisasi riset serta mendorong pembentukan unit uji klinis di Jawa Timur untuk mendukung industri farmasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |