Bread & Circus, The SIGIT Menyongsong Era Baru

3 hours ago 14

Bread & Circus, The SIGIT Menyongsong Era Baru

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

The SIGIT. Foto: Dok. The SIGIT/Refantho Ramadhan

jpnn.com, JAKARTA - Band rock, The SIGIT akhirnya melepas lagu terbaru yang bertitel Bread & Circus.

Lagu tersebut diluncurkan setelah The SIGIT absen merilis karya dalam enam tahun terakhir.

Tidak hanya itu, Bread & Circus sekaligus menjadi gerbang pembuka menuju era baru The SIGIT yang ditandai dengan tiga hal.

Pertama, kehadiran Absar Lebeh (gitar), Aghan Sudrajat (bas), dan Raveliza (drum) sebagai personel resmi, menemani Rektivianto Yoewono (vokal, gitar) dan Farri Icksan Wibisana (gitar), dua personel awal The SIGIT yang bertahan.

“Dengan bertambahnya tiga orang baru, ada etos yang berbeda, dinamika komunikasi yang berbeda, yang mana semuanya membutuhkan adaptasi. Kebetulan, proses adaptasi tersebut bisa dijalankan perlahan sambil bermusik,” ungkap Rekti The SIGIT.

Kedua, The SIGIT merilis Bread & Circus yang merupakan perkenalan dari wujud eksplorasi musik dan spektrum terbaru.

Bread & Circus membawa narasi tentang masalah struktural, yakni isu perampasan ruang dan abuse of power terkait pengelolaan sumber daya alam yang serampangan.

Single itu juga menjadi pembuka narasi dari ekspresi penulisan The SIGIT di era sekarang. Sebuah pengingat, bahwa pada akhirnya, alam dan seisinya yang menanggung akibatnya.

Band rock, The SIGIT akhirnya melepas lagu terbaru yang bertitel Bread & Circus. Lagu tersebut diluncurkan...

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |