jpnn.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy menyampaikan keynote speech sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Tahun 2026 di Hotel Artotel Senayan, Jakarta, Sabtu (17/7/2026).
Munas IV PISPI tahun ini mengangkat tema 'Swasembada Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045'.
Dalam paparannya, Prof Rachmat menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional.
Dia menjelaskan Indonesia akan menghadapi peningkatan jumlah penduduk hingga sekitar 324 juta jiwa pada tahun 2045, dengan mayoritas berada pada usia produktif.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut peningkatan produktivitas pertanian, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Antara lain melalui transformasi sektor pertanian yang didorong penerapan smart agriculture, digitalisasi data pangan, mekanisasi, biofortifikasi, serta penguatan riset dan inovasi.
Dalam hal ini PISPI diharapkan bisa berperan aktif apalagi organisasi ini telah melakukan rebranding organisasi dengan logo baru, mesti semakin terasa kiprah dan kontribusinya.
"Presiden Prabowo sangat berpihak pada sektor pertanian. Ini semakin ditegaskan dan untuk pertamakalinya dalam sejarah ada Menteri Koordinator bidang Pangan," ujarnya.






















































