bali.jpnn.com, BULELENG - Pemkab Buleleng mulai melakukan pengerjaan penataan titik nol Kota Singaraja selama tiga hari terakhir.
Pengerjaan mulai dari perobohan beberapa bangunan dan penataan pohon.
Pengerjaan penataan titik nol Kota Singaraja ditandai dengan peletakan batu pertama alias groundbreaking yang berlangsung, Jumat (20/2) kemarin.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra optimistis penataan titik nol Kota Singaraja akan tuntas sesuai dengan rencana.
“Pengerjaan penataan titik nol Kota Singaraja ini merupakan upaya kami menata kawasan bersejarah yang ada di Kabupaten Buleleng khususnya di Kota Singaraja.
Anggarannya dari bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp 25 miliar dengan pengerjaan selama 4,5 bulan,” ujar Bupati Sutjidra dilansir dari laman Pemkab Buleleng.
Bupati Sutjidra mengakui sikap pro dan kontra dari masyarakat akan penataan titik nol Kota Singaraja pasti terjadi.
Namun, ia meyakini program penataan kawasan bersejarah di Kota Singaraja berdampak positif untuk masyarakat, terutama menjaga nilai-nilai sejarah yang sebelumnya jauh berubah.

















































