bali.jpnn.com, DENPASAR - Ketua Umum ICMI Pusat Arif Satria mendorong ICMI Bali untuk memberikan kontribusi nyata dalam isu-isu krusial seperti ketahanan pangan dan lingkungan.
Arif Satria yang hadir secara virtual saat agenda Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) ICMI Bali di aula ITB STIKOM Bali, Sabtu (21/2) menegaskan pentingnya Orda yang kuat dengan program yang membumi.
“Penting juga menjaga asas keislaman dan keindonesiaan dalam setiap derap pembangunan,” ujar Arif Satria.
Dewan Kehormatan ICMI Bali Bambang Santoso memberikan gambaran mendalam mengenai posisi Indonesia di kancah global (middle power).
Acara yang digelar untuk menyambut Syiar Ramadan 1447 H ini mengusung tema “Bersama ICMI Merajut Persaudaraan Meraih Keberkahan”.
“Posisi hari ini menuntut kecerdasan cendekia untuk memahami kondisi masyarakat.
ICMI di Bali harus mampu memfilter narasi-narasi global dan tetap fokus pada pembangunan peradaban yang berlandaskan keteladanan," kata Bambang Santoso.
Bambang Santoso juga mengupas tantangan ekonomi domestik yang sedang dihadapi, mulai dari nilai tukar rupiah hingga kebijakan fiskal seperti kenaikan PPN 12 persen.

















































