Catat, Purbaya Meyakini BI Bisa Kendalikan Nilai Tukar Rupiah

2 hours ago 19

Catat, Purbaya Meyakini BI Bisa Kendalikan Nilai Tukar Rupiah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi mata yang dollar Amerika Serikat dengan rupiah. Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Bank Indonesia (BI) mampu mengendalikan tingkat nilai tukar rupiah pada tahun 2026.

Nilai tukar rupiah telah bergerak menguat, dengan level terakhir Rp 16.768 per USD pada penutupan perdagangan Selasa (27/1), setelah sempat hampir menyentuh Rp 17.000 dengan level Rp 16.945 per dolar AS pada Selasa (20/1).

“Saya pikir mereka cukup ahli dan saya akan serahkan ini ke bank sentral. Mereka cukup jago mengendalikan nilai tukar rupiah,” kata Purbaya dikutip Rabu (28/1).

Meski mengandalkan bank sentral, Purbaya menyatakan akan berkoordinasi secara aktif dengan otoritas moneter dalam upaya menjaga nilai tukar rupiah.

“Bank sentral akan menjaga nilai tukar rupiah dan kami akan berkoordinasi terus dengan bank sentral. Saya yakin (menguat) kan, Pak Gubernur tadi bilang menguat terus. Saya ikut dia aja,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis bahwa nilai tukar rupiah akan menguat secara fundamental didukung oleh inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang membaik, imbal hasil investasi yang menarik, serta komitmen BI untuk menstabilkan rupiah.

Menurutnya, faktor-faktor yang memengaruhi nilai tukar rupiah saat ini adalah faktor jangka pendek, salah satunya inflasi ekonomi yang terjadi karena kenaikan harga pangan atau volatile food.

Hal tersebut terjadi karena adanya cuaca ekstrem serta bencana alam yang berdampak terhadap distribusi komoditas pangan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Bank Indonesia (BI) mampu mengendalikan tingkat nilai tukar rupiah pada tahun 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |