jatim.jpnn.com, JEMBER - Perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 9 Jember dipastikan kembali normal dan tepat waktu, Selasa, setelah insiden anjloknya KA Bangunkarta di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan jalur hulu dan hilir yang sempat terdampak kini sudah pulih dan dapat dilalui kereta dengan kecepatan normal.
"Kami memastikan bahwa seluruh keberangkatan kereta api hari ini di Daop 9 Jember tetap berjalan lancar dan tepat waktu. Hal itu menunjukkan komitmen KAI dalam menjaga keandalan operasional di seluruh lintas pelayanan," kata Cahyo.
Dia menegaskan seluruh perjalanan kereta tetap menggunakan rute normal tanpa pengalihan jalur. Dengan demikian, penumpang tidak perlu khawatir adanya perubahan perjalanan.
"Seluruh perjalanan KA tetap berjalan pada lintas normal, tanpa adanya rute memutar. Dengan demikian, penumpang tidak perlu khawatir akan adanya perubahan perjalanan dan akan terus memberikan update informasi seputar perjalanan kereta api," ujarnya.
Meski begitu, sempat terjadi keterlambatan kedatangan beberapa kereta saat proses pemulihan jalur.
"Pada Selasa ini, KA Wijayakusuma tiba di Stasiun Ketapang pukul 07.30 WIB atau mengalami kelambatan sekitar 112 menit dan KA Blambangan Ekspres tiba di Stasiun Ketapang pukul 07.05 WIB atau terlambat 144 menit," jelasnya.
KAI memastikan petugas telah melakukan penguatan konstruksi rel usai evakuasi untuk menjamin keselamatan perjalanan. Pihaknya fokus memastikan seluruh jalur aman sehingga operasional kembali normal.

















































