jpnn.com, SURABAYA - Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) secara resmi memulai Pendidikan Kurator dan Pengurus Angkatan XXXIII Tahun 2026.
Langkah ini diambil sebagai komitmen berkelanjutan AKPI dalam memperkuat profesionalisme serta integritas sumber daya manusia di bidang kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Pendidikan tahun ini digelar secara serentak di dua lokasi strategis. Di Jakarta, kegiatan berlangsung di Royal Kuningan Hotel pada 13–25 April 2026 dengan partisipasi 100 peserta.
Sementara itu, di Surabaya, pendidikan akan dilaksanakan di Sheraton Hotel mulai 20 April hingga 2 Mei 2026 yang diikuti oleh 50 peserta pilihan.
"Seluruh peserta merupakan individu terbaik yang berhasil lolos dari total sekitar 500 pendaftar melalui sistem seleksi ketat berbasis teknologi terbaru," kata Ketua Umum AKPI, Jimmy Simanjuntak, Senin (13/4).
Dia menegaskan bahwa pelaksanaan pendidikan tahun ini membawa banyak pembaruan signifikan. Untuk menjamin kejujuran, proses seleksi kini melibatkan verifikasi berbasis video dan pengawasan ketat.
"Ini adalah bentuk komitmen AKPI dalam menjaga murua2h profesi. Kami juga memperbarui kurikulum dan metode pembelajaran, seperti penguatan sesi diskusi serta pendampingan intensif oleh fasilitator setelah kelas berakhir," jelasnya.
Ketua Dewan Sertifikasi AKPI, Dr. Ricardo Simanjuntak, S.H., LLM.,3 menambahkan bahwa metode pembelajaran kini lebih responsif terhadap kebutuhan praktik di lapangan. Salah satu inovasinya adalah penambahan sesi diskusi wajib dan pembelajaran daring di pagi hari.




















































