Danantara Berinvestasi Rp 20 T, Eko Sandjojo Usulkan Penguatan Infrastruktur Industri Unggas

1 day ago 20

Danantara Berinvestasi Rp 20 T, Eko Sandjojo Usulkan Penguatan Infrastruktur Industri Unggas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Praktisi industri perunggasan Eko Sandjojo dalam Diskusi Publik Fraksi PKB bertajuk Danantara Kucurkan Anggaran Rp 20 Trilun untuk Penguatan Peternak Lokal: Kebangkitan Industri Perunggasan Nasional?” di Kompleks Parlemen, Kamis (27/11/2025). Foto: Humas FPKB DPR

jpnn.com, JAKARTA - Praktisi industri perunggasan Eko Sandjojo menilai rencana investasi Danantara sebesar Rp 20 triliun sebaiknya difokuskan pada penguatan infrastruktur industri unggas yang sudah ada, bukan untuk membangun industri peternakan baru.

Pembangunan rumah potong ayam (RPA) modern di sentra produksi serta penyediaan fasilitas cold storage akan lebih efektif dalam menekan fluktuasi harga akibat ketidakseimbangan suplai dan permintaan.

“Jika Danantara akan berinvestasi di industri peternakan, maka investasi sebaiknya dialihkan untuk membangun RPA modern dan cold storage di sentra produksi. Langkah ini bisa menekan fluktuasi harga yang kerap terjadi karena ketidakseimbangan suplai dan permintaan,” ujar Eko Sandjojo dalam Diskusi Publik Fraksi PKB bertajuk Danantara Kucurkan Anggaran Rp 20 Trilun untuk Penguatan Peternak Lokal: Kebangkitan Industri Perunggasan Nasional?” di Kompleks Parlemen, Kamis (27/11/2025).

Selain Eko Sandjojo, hadir sebagai narasumber Anggota Komisi IV DPR RI Jaelani, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda, dan Direktur Kerja Sama Badan Gizi Nasional Muhammad Risa.

Hadir juga Sekjen Gabungan Asosiasi Peternakan Ayam Nasional Sugeng Wahyudi dan akademisi IPB Prof Dwi Andreas Santoso.

Eko menjelaskan sekitar 90 persen ayam yang beredar di pasar masih diproses melalui RPA tradisional yang tidak memiliki fasilitas penyimpanan.

Pembangunan cold storage dinilai dapat menjaga pasokan lebih stabil sehingga gejolak harga dapat diminimalkan.

Dia menegaskan pentingnya pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di luar Pulau Jawa dan wilayah terpencil yang masih minim infrastruktur peternakan.

Eko Sandjojo menilai rencana investasi Danantara sebesar Rp 20 triliun sebaiknya difokuskan pada penguatan infrastruktur industri unggas yang sudah ada.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |