jpnn.com, JAKARTA - Gelap yang perlahan disinari cahaya lilin menjadi pembuka perjalanan iman dalam Misa Sabtu Suci di Taman Doa Our Lady of Akita PIK 2.
Pada Sabtu (4/4), sebanyak 970 umat mengikuti rangkaian liturgi yang sarat makna, dimulai dari cahaya hingga pembaruan janji baptis.
Dalam suasana terbuka yang dikelilingi elemen alam, setiap tahapan liturgi terasa lebih hidup. Tidak ada sekat dinding, hanya langit terbuka dan angin yang berhembus perlahan, menciptakan ruang refleksi yang alami.
Agnes Lestari (29) mengaku pengalaman ini memberi kesan mendalam.
"Ketika lilin dinyalakan, suasananya beda sekali. Lebih tenang, lebih terasa maknanya,” ujarnya.
Puncaknya pada Minggu (5/4), umat kembali berkumpul untuk merayakan kebangkitan Kristus. Nuansa berubah menjadi penuh sukacita, namun tetap dalam keheningan yang terjaga.
Keunggulan taman doa ini terletak pada desain spiritual journey, umat tidak hanya datang untuk misa, tetapi juga dapat berjalan di area refleksi, berdoa secara personal, hingga menikmati ketenangan lingkungan yang tertata.
Fransiskus Aditya (38) menyebut pengalaman ini sebagai “reset spiritual”.




















































