Dikritik Mahasiswa Soal Pengelolaan Sampah di Tangsel, Wali Kota: Itu Jadi Energi Bagi Kami

12 hours ago 20

 Itu Jadi Energi Bagi Kami

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi tumpukan sampah. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN.com.

jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut kegelisahan mahasiswa dan masyarakat terhadap persoalan sampah di wilayah Kota Anggrek itu sebagai energi membenahi daerah.

"Saya mendengar dan merasakan kegelisahan adik-adik mahasiswa serta warga. Kritik ini adalah energi bagi kami," kata Benyamin kepada awak media dikutip Jumat (9/1).

Dia mengatakan Pemkot Tangsel telah menetapkan status percepatan penanganan sampah melalui program 100 hari kerja yang melibatkan tim lintas sektoral.

"Kami tidak tinggal diam, saat ini tim satgas sedang bekerja di lapangan dalam kerangka program 100 hari untuk memastikan tidak ada lagi sampah yang telantar di ruang publik," ujarnya.

Benyamin mengungkapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan terhadap persoalan sampah di Tangsel.

Menurut dia, Pemkot Tangsel sebagai langkah cepat, sudah mengamankan kerja sama dengan TPA Cileungsi demi mengurai penumpukan sampah.

"Pembuangan sampah dari titik-titik penumpukan, termasuk di wilayah Ciputat, kini sudah mulai terurai kembali," akunya.

Berdasarkan rencana capaian tim percepatan, Pemkot Tangsel telah menyusun lini masa yang ketat untuk mengembalikan kebersihan kota.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebut kegelisahan mahasiswa terhadap persoalan sampah di wilayah Kota Anggrek itu sebagai energi pihaknya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |