jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi dengan BOKE Technology Shanghai, China. Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 5.000 guru produktif SMK akan mendapatkan pelatihan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai Agustus 2026.
Kerja sama itu ditindaklanjuti melalui kunjungan tim BOKE Technology ke tiga SMK unggulan bidang animasi di Jawa Timur, yakni SMKN 4 Malang, SMKN 2 Singosari, dan SMKN 12 Surabaya pada 22-23 Juli 2026.
Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan penguatan kompetensi AI bagi guru dan siswa menjadi kebutuhan mendesak agar lulusan SMK mampu mengikuti perkembangan industri global.
"Perkembangan teknologi, khususnya AI, berlangsung sangat cepat. Karena itu peningkatan kompetensi guru dan siswa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Kami ingin memastikan pembelajaran di SMK selalu mengikuti perkembangan industri sehingga lulusan Jawa Timur memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global," kata Aries saat mendampingi kunjungan BOKE Technology di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) SMKN 2 Singosari.
Menurut Aries, kerja sama tersebut merupakan bagian dari transformasi pendidikan vokasi berbasis teknologi di Jawa Timur.
Pada tahap awal, BOKE Technology akan memberikan pelatihan secara daring kepada 5.000 guru produktif, khususnya pada kompetensi keahlian animasi.
Pelatihan dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026 sebelum materi diterapkan kepada para siswa di sekolah masing-masing.
Selain membahas program pelatihan, tim BOKE Technology juga meninjau secara langsung berbagai karya animasi hasil produksi siswa SMK di Jawa Timur.



















































