jpnn.com, BANDUNG BARAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat menyediakan 50 peti jenazah untuk korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal karena tertimbun longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
Plt Kepala Dinas Kabupaten Bandung Barat Lia Nurliana Sukandar mengatakan peti jenazah yang disiapkan ini sudah lengkap dengan kain kafan.
"Saat ini Dinas Kesehatan sudah menyiapkan sekitar 50 peti jenazah, yang mana di dalamnya sudah ada kain kapan, juga kartong jenzah," kata Lina saat ditemui di lokasi, Rabu (28/1/2026).
Pemkab Bandung Barat juga membantu jalannya proses identifikasi korban tertimbun yang dilakukan oleh tim DVI Polri. Lina memastikan, sebanyak tiga rumah sakit disiagakan untuk penanganan korban.
"Kami, alhamdulillah, karena ada tiga rumah sakit di KBB ini, RSUD Lembang, Cililin, dan Cikalong, saat ini distribusi 50 peti jenazah itu berasal dari rumah sakit Cikalong Wetan," ucapnya.
Pemkab Bandung Barat menyatakan ada sebanyak 80 orang dinyatakan hilang dalam bencana ini. Lina menegaskan, selain peti jenazah Dinkes Bandung Barat juga menyediakan sterilisasi bagi tim SAR gabungan.
"InsyaAllah disiapkan, disiapkan. Jangankan untuk jenazah, untuk petugas saja kami menyiapkan untuk sterilisasi, bagi relawan yang ingin, tetapi memang bahannya belum datang, disinfektan," jelasnya.
Penanganan jenazah longsor, kata Lina harus, dilakukan dengan standar operasional prosedur, sehingga para petugas sudah diberikan cairan anti tetanus.





















































