jateng.jpnn.com, SEMARANG - Balon udara disertai petasan jatuh dan meledak menimpa sebuah rumah di Jalan Mulawarman Timur, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Akibatnya, atap rumah hancur hingga menjebol plafon.
Insiden yang disertai ledakan keras empat kali tersebut mengagetkan warga pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 13.30 WIB.
Beruntung, rumah milik Darto (55) kosong karena ditinggal mudik ke Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kapolsek Tembalang AKP Kristiyastuti Handayani mengatakan di lokasi kejadian ditemukan ratusan petasan yang belum meledak.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara yang dilengkapi petasan karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kerugian, baik materiil maupun keselamatan jiwa,” katanya, Senin (23/3).
AKP Kristiyastuti menegaskan larangan keras menerbangkan balon udara bermuatan petasan. Selain merusak properti, tindakan ini sangat berisiko memicu kebakaran hebat hingga mengancam nyawa orang lain.
“Apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani secara profesional,” ujar Kompol Kristiyastuti. (ink/jpnn)





















.jpeg)


























