kalsel.jpnn.com, BANJARMASIN - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan (DJPb Kalsel) mencatat perekonomian di provinsi itu tumbuh sebesar 5,19 persen hingga akhir 2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,04 persen.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalsel Catur Ariyanto Widodo mengatakan, capaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi daerah tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
“Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang berada di atas nasional didukung oleh kinerja ekspor dan peran belanja negara dalam menjaga aktivitas ekonomi,” kata Catur dalam kegiatan publikasi kinerja fiskal Kalsel Tahun Anggaran 2025 di Banjarmasin, Kamis.
Dia menjelaskan dari sisi lapangan usaha, sektor pertambangan masih menjadi kontribusi terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalsel dengan porsi 27,12 persen.
Selain itu, sektor pertanian, industri pengolahan, serta perdagangan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari sisi pengeluaran, Catur mengatakan konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama dengan kontribusi 41,54 persen terhadap PDRB.
Menurut dia, kondisi tersebut mencerminkan daya beli masyarakat di Kalsel yang relatif terjaga sepanjang 2025.
“Capaian pertumbuhan ini menjadi modal penting bagi Kalimantan Selatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan serta meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Catur. (antara/jpnn)



















































