bali.jpnn.com, SLEMAN - PSS Sleman fokus mempersiapkan tim menyambut kompetisi Super League 2026-2027 yang bergulir September mendatang.
Setelah menjajal kekuatan Kendal Tornado FC dan Persita Tangerang, PSS mendapat kesempatan melawan PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (20/8) kemarin.
Hasilnya, kedua kesebelasan bermain imbang 1 – 1.
PSM memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-35 lewat serangan balik cepat yang menaklukkan kiper Pedro Caracoci.
Tiga menit berselang, Matheus Fornazari menyamakan kedudukan memanfaatkan umpan terobosan akurat Gustavo Tocantins.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra memanfaatkan laga berformat unik 3×40 menit ini untuk merotasi skuad dan menguji ketahanan fisik para pemainnya.
"Pertandingan ini sangat bermanfaat. Hampir setiap pemain bermain 60 hingga 70 menit, hal yang amat penting di masa pramusim.
PSM memberikan perlawanan kuat dengan intensitas tinggi, persis seperti gambaran persaingan di Super League nanti," kata Pieter Huistra dilansir dari laman klub.


















































