jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan penghentian sementara seluruh proyek galian jalan di berbagai titik Kota Surabaya menyusul insiden pasangan lansia jatuh ke area proyek box culvert. Kecelakaan itu menyebabkan seorang lansia meninggal dunia.
Dia menegaskan seluruh pekerjaan yang berkaitan dengan pengerukan jalan harus dihentikan sementara hingga dilakukan evaluasi menyeluruh terkait aspek keselamatan.
“Semua proyek pekerjaan box culvert yang ada di jalan, yang dia melakukan pengerukan jalan ini kan fungsinya untuk pencegahan banjir, itu saya minta untuk dihentikan semuanya. Dilakukan evaluasi untuk pengamanan-pengamanan,” kata Eri, Selasa (16/5).
Menurutnya, evaluasi tidak hanya menyasar aspek teknis pekerjaan, tetapi juga sistem pengamanan di lapangan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
“Seluruh proyek box culvert, saya minta dihentikan dulu. Tidak boleh ada pengerukan panjang. Harus bertahap, dikeruk sekian meter, selesai, ditutup, baru lanjut lagi,” ujarnya.
Eri juga menyoroti pentingnya standar keselamatan di setiap titik galian. Ia mewajibkan adanya pembatas yang rapat serta lampu peringatan agar mudah terlihat, terutama pada malam hari.
“Setiap pengerukan itu harus ada penandanya. Minimal barrier yang rapat plus lampu yang berputar, supaya dari jauh terlihat. Kalau tidak, bisa berbahaya,” tuturnya.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga mengevaluasi penempatan box culvert serta kondisi jalan pasca pekerjaan agar tidak menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.



















































