jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - PSS Sleman berhasil mencuri satu poin dramatis saat bertandang ke markas Deltras FC di Sidoarjo dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.
Laga yang berakhir imbang 1-1 pada Sabtu malam (22/11) itu langsung disusul dengan agenda evaluasi mendalam dan jatah libur bagi para pemain.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengungkapkan bahwa hasil imbang ini didapat dengan perjuangan yang sangat dramatis.
Gol penyeimbang yang tercipta pada menit-menit akhir menjadi penyelamat bagi tim berjuluk Super Elja.
Ansyari Lubis menyoroti performa timnya, terutama di babak pertama yang dinilai tampil tanpa energi.
"Ya, yang pertama hasil ini sangat dramatis buat kami, tetapi kami perlu evaluasi terutama pada babak pertama karena begitu tidak punya energi dari seluruh pemain," ujar Coach Ansyari.
Perubahan strategi babak kedua menjadi kunci keberhasilan. Para pemain didorong untuk langsung menekan dan mengalirkan bola ke daerah kotak penalti lawan yang akhirnya membuahkan hasil.
"Makanya, begitu babak kedua kami ubah. Langsung menekan dengan bola itu ke daerah kotak 16 dan kami lakukan sepanjang pertandingan. Gol itu bisa kami dapat di menit-menit terakhir. Alhamdulillah, dengan poin satu ini juga menjadi modal buat kami pada pertandingan selanjutnya," tambahnya.



















































