jpnn.com, JAKARTA - Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro terus membenahi kekurangan menjelang laga akbar final four Proliga 2026 melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Pelatih Jakarta Pertamina Bulent Karslioglu memberikan catatan kepada anak asuhannya masih sering lemah saat receive dan block serangan lawan.
Hal tersebut coba dibenahi mengingat lawan yang dihadapi yakni Gresik Phonska sejauh ini bermain cukup tangguh.
Skuad asuhan Alessandro Lodi itu tercatat telah mengoleksi dua kemenangan telak dengan skor 3-0 saat jumpa Popsivo Polwan (25-23, 25-12, 25-23) dan Electric PLN (25-16, 25-15, 25-19).
“Kami menekankan pada peningkatan kualitas first pass agar distribusi bola lebih variatif, serta meningkatkan efektivitas serangan di semua rotasi,” kata pelatih asal Turki itu.
“Selain itu, koordinasi blok–defense dan pengambilan keputusan di situasi tekanan juga menjadi fokus utama,” ujarnya.
Sejauh ini Jakarta Pertamina masih bongkar pasang di posisi middle blocker dengan memasang bergantian Shindy Sasgia menggantikan Asih Titi Pangestuti.
Juara bertahan Proliga tersebut masih belum menemukan formula yang tepat mengingat tim lawan sering memanfaatkan kelemahan tersebut menjadi poin.




















































