jpnn.com, JAKARTA - Gempa bumi 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) ini menyebabkan puluhan rumah rusak dengan berbagai kategori.
Catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 54 unit rumah masuk kategori rusak berat, sembilan unit rusak sedang, dan sebelas unit rusak ringan.
”Kerusakan juga terjadi pada 5 fasilitas kesehatan, 1 fasilitas pendidikan, 1 gudang Bulog, 3 fasilitas ibadah serta 6 kantor pemerintahan,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Sabtu (15/8).
Menurut Berton, Kabupaten Manggarai menjadi satu wilayah dengan dampak kerusakan cukup signifikan setelah gampa 7,7 magnitudo menghantam NTT.
Tercatat 29 unit rumah rusak berat, sembilan unit rumah rusak sedang, dan sembilan unit rumah rusak ringan.
Selain itu, data BNPB menyatakan lima fasilitas kesehatan dan 1 pendidikan juga mengalami kerusakan di Kabupaten Manggarai.
"Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur tercatat 23 unit rumah rusak berat, kemudian di Kabupaten Nagekeo dampak sementara meliputi dua unit rumah rusak berat, satu unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan,” ujar Berton.
Tidak hanya itu, dua fasilitas ibadah mengalami rusak ringan dan lima kantor pemerintahan terdampak di Kabupaten Nagekeo.





















































