jabar.jpnn.com, KARAWANG - Sebuah video yang memperlihatkan banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, viral di media sosial dan memicu kekhawatiran warganet terkait keselamatan warga di kawasan rawan banjir tersebut.
Dalam video yang beredar, banjir dinarasikan melanda Kampung Kampek, Desa Karangligar, Telukjambe Barat, dengan ketinggian air disebut mencapai lebih dari tiga meter hingga menutupi atap rumah warga.
Tak hanya itu, lantai atas rumah panggung yang dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat di wilayah tersebut juga disebut ikut terendam.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan klarifikasi.
Ia menyebut video tersebut diambil dari sudut pengambilan gambar tertentu yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman mengenai kondisi sebenarnya di lapangan.
“Silakan lihat videonya. Di sampingnya itu rumah yang saya bangun, itu masih bisa ditinggali. Rumah-rumah yang terlihat tenggelam itu karena sudut pengambilan gambarnya mengarah ke rumah di samping rumah panggung yang saya bangun,” ujar Dedi.
Dedi menjelaskan, rumah panggung yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat di kawasan rawan banjir tersebut memang dirancang dengan ketinggian tertentu agar tetap aman dari genangan air.
Menurutnya, hingga saat ini rumah-rumah panggung tersebut masih dapat ditempati meskipun terjadi banjir.


















































