jatim.jpnn.com, PONOROGO - Adi Saputra (15) seorang pelajar Dukuh Gupit Rt 03 RW 04, Desa Bulu Lor kecamatan Jambon, kabupaten Ponorogo yang hilang tiga hari sejak Jumat (6/2) akhirnya ditemukan, Senin (9/2).
Adi ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sedalam 12 meter sekitar pukul 06.30 WIB.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit selaku SMC menjelaskan korban dievakuasi dengan menggunakan peralatan vertical rescue.
"Satu orang rescuer Pos SAR Trenggalek diturunkan dengan teknik lowering untuk menjangkau korban secara langsung,” ujar Nanang.
Setelah menjangkau korban di dasar sumur, rescuer melakukan packing jenazah sebelum proses pengangkatan.
Jenazah kemudian dievakuasi ke permukaan menggunakan teknik lifting secara bertahap, dengan pengamanan pada sistem tali dan anchor guna memastikan keselamatan personel.
Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo mengungkapkan petugas sempat mengalami kesulitan saat evakuasi korban, karena diameter sumur relatif kecil.
“Selain ruang yang sempit, terdapat potensi gas beracun di dalam sumur. Oleh karena itu, rescuer yang turun ke dalam sumur dilengkapi peralatan SCBA sebagai langkah mitigasi risiko,” kata Bayu.



















































