jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Tol Cileunyi Dawuan Sumedang (Cisumdawu) mengalami keretakan di KM 207 A arah Bandung ke Cirebon.
Keretakan diketahui memiliki panjang 80 meter dengan kedalaman 2 meter.
Sebagai antisipasi, untuk sementara arus kendaraan dialihkan dan dilakukan rekayasan contra flow.
"Saat ini Tol Cisumdawu atas diskresi Kepolisian, main road KM 194 A di lakukan penutupan dan pengalihan kendaraan dari Bandung menuju Cirebon untuk dapat keluar di Gerbang Tol Paseh. Selain itu juga akan dilakukan contra flow Jalur B (Arah ke Bandung) dari KM 206+125 sampai dengan KM 208+200," kata Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (PT CKJT), Agustinus Sudrajat, dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).
Namun begitu, Agustinus memastikan ruas Tol Cisumdawu KM 207 A ini dalam kondisi aman dan dilayak dilalui.
Selain rekayasa, penanganan jangka pendek yang dilakukan diantaranya dengan pemasangan rambu peringatan dan pengurang kecepatan, serta pengisian retakan dengan material aspal dan penutupan dengan terpal supaya air tidak masuk menambah beban pada timbunan.
Untuk penanganan jangka panjang, pihak PT CKJT melakukan tahapan pengukuran topografi untuk memastikan lebar dan panjang penanganan, penyelidikan tanah tambahan untuk identifikasi pelapisan tanah, pengukuran instrumentasi inklinometer untuk memastikan kedalaman bidang longsoran, dan analisa geoteknik untuk penentuan tipe perkuatan untuk penahan longsoran.
"Penanganan jangka panjang juga direncanakan menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter, sepanjang kurang lebih 100 meter. Seluruh proses evaluasi dan perbaikan dilakukan sesuai dengan standar teknis dan prosedur keselamatan yang berlaku," jelasnya.

















































