jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik dan Akademi Komunitas Tahun 2025.
Sebanyak 2.993 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan vokasi resmi dikukuhkan kelulusannya, salah satunya di Politeknik STTT Bandung.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, keberhasilan meluluskan ribuan tenaga vokasi industri tersebut menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat daya saing industri manufaktur nasional, terutama di tengah percepatan transformasi industri global.
Menurutnya, kemajuan industri tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan investasi, tetapi sangat bergantung pada kualitas manusia yang menggerakkannya.
“Visi Indonesia Emas 2045 tidak dapat diwujudkan hanya dengan membangun fisik atau menarik investasi. Fondasinya adalah SDM unggul yang menguasai teknologi masa depan, memahami proses industri modern, dan mampu beradaptasi dengan perubahan global yang begitu cepat,” kata Agus Gumiwang dalam sambutannya pada acara Wisuda Bersama Politeknik dan Akademi Komunitas, dikutip Jumat (28/11/2025).
Sementara itu, Perwakilan dari Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka Kemenperin, Andi Susanto, menilai bahwa industri tekstil dan produk tekstil (TPT) masih memberikan dampak positif pada pertumbuhan perekonomian.
Meski ada sejumlah pabrik yang gulung tikar, tapi banyak pulang investor yang menanamkan modalnya di sektor ini.
Menurutnya, industri TPT merupakan salah satu sektor prioritas di dalam negeri karena menyumbang ekspor dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.



















































