Ini Kejadian Awal Sebelum Markas Polisi di Tarakan Diserang Sejumlah Oknum Prajurit TNI

6 hours ago 9

Rabu, 26 Februari 2025 – 07:47 WIB

Ini Kejadian Awal Sebelum Markas Polisi di Tarakan Diserang Sejumlah Oknum Prajurit TNI - JPNN.com Kaltim

Pangdam VI/Mulawarman Mayje Rudy Rachmat Nugraha bersama Kapolda Kaltara Irjen Hary Sudwijanto beserta jajaran Forkopimda telah melaksanakan pertemuan guna menyelesaikan insiden yang terjadi di Polres Tarakan secara profesional dan berkeadilan. Foto: ANTARA/HO-Pendam VI/Mulawarman

kaltim.jpnn.com, TARAKAN - Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Rudy Rachmat Nugraha menyampaikan insiden penyerangan yang dilakukan sejumlah oknum prajurit TNI menyerang markas Polres Tarakan pada Senin (24/2) malam berawal dari sebuah kesepalahpahaman.

Mayjen Rudy mengungkapkan sebelum insiden penyerangan tersebut telah terjadi peristiwa pengeroyokan yang diduga dilakukan terhadap seorang anggota Yonif 614/RJP oleh sekitar lima orang personel Polres Tarakan pada Sabtu (22/2).

Dari hasil mediasi awal antara pihak anggota Polres Tarakan dan anggota Yonif 614/RJP menyepakati oknum polisi yang terlibat akan memberikan biaya pengobatan sebesar Rp 10 juta kepada korban.

Namun, lantaran janji tersebut tidak kunjung direalisasikan, sehingga pada Senin (24/2) sekitar pukul 23.30 WITA, sekitar 20 orang anggota Yonif 614/RJP mendatangi Mapolres Tarakan dengan maksud mencari lima anggota polisi yang diduga terlibat dalam insiden pengeroyokan tersebut.

Dalam aksi spontanitas tersebut, terjadi pelemparan batu yang mengakibatkan kerusakan pada kaca dan pintu pos jaga serta beberapa kaca Mapolres Tarakan.

Setelah kejadian tersebut, Pangdam Mayjen Rudy Rachmat dan Kapolda Kalimantan Utara Irjen Hary Sudwijanto langsung berkoordinasi untuk meredam situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Keduanya bersama jajaran Forkopimda juga telah melaksanakan pertemuan pascainsiden penyerangan tersebut.

Pada pertemuan itu, petinggi TNI dan Polri sepakat untuk menyelesaikan insiden yang terjadi di Tarakan tersebut secara profesional dan berkeadilan.

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Rudy Rachmat Nugraha mengungkapkan kejadian awal sebelum markas polisi di Tarakan diserang sejumlah oknum prajurit TNI

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News

Read Entire Article
| | | |