Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Legislator RI: Gencatan Senjata Harus Dijalankan Konsisten

3 hours ago 16

 Gencatan Senjata Harus Dijalankan Konsisten

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut langkah Iran yang kembali menutup Selat Hormuz sebagai bentuk adanya dugaan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Menurut Dave, penutupan kembali Selat Hormuz tidak hanya memicu dampak besar bagi stabilitas kawasan Timur Tengah (Timteng), tetapi juga dunia.

"Tidak hanya bagi stabilitas kawasan, tetapi juga bagi kelancaran perdagangan energi dunia yang sangat bergantung pada jalur tersebut," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (9/4).

Dave menyebutkan Komisi I DPR RI mengingatkan pentingnya semua pihak mengedepankan diplomasi dan menghormati komitmen terkait gencatan senjata.

"Penegakan gencatan senjata harus dijalankan secara konsisten, karena hanya dengan kepatuhan penuh terhadap kesepakatan perdamaian, stabilitas kawasan dapat terjaga dan eskalasi konflik dapat dihindari," ujar legislator fraksi Golkar itu.

Dave mengatakan Indonesia perlu mendorong solusi damai secara permanen bagi semua pihak agar akses Selat Hormuz kembali dibuka.

"Indonesia, sesuai amanat konstitusi dan politik luar negeri yang bebas aktif, akan terus mendorong terciptanya solusi damai yang berkeadilan," kata dia.

Dave menuturkan Komisi I akan mendukung setiap langkah Indonesia dalam menjaga kepentingan nasional di level dunia. 

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut penutupan kembali Selat Hormuz berdampak ke penyaluran energi dunia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |