jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan dinaikkan hingga pengujung tahun ini.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemerintah melakukan kalkulasi mendalam terkait daya tahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Purbaya menerangkan jajarannya di Kementerian Keuangan telah menyusun berbagai simulasi untuk mengantisipasi gejolak ekonomi global.
Salah satu fokus pengujian tersebut terkait skenario apabila harga minyak mentah di pasar internasional terus bertahan di level tinggi dalam waktu lama.
Pemerintah juga telah menyiapkan skema efisiensi pengeluaran di sejumlah sektor sebagai langkah preventif terhadap lonjakan harga energi.
Strategi ini diterapkan demi menjaga stabilitas dan kesehatan postur anggaran negara hingga berakhirnya tahun fiskal berjalan.
"Saya sudah exercise dengan harga minyak dunia rata-rata 100 dolar per barel sampai akhir tahun, dengan exercise-exercise yang lain, pemotongan di sana-sini, penghematan di sana-sini, kami bisa pastikan defisitnya masih di sekitar 2,9% di sekitar situ," kata Menteri Purbaya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (6/4).
Purbaya memastikan alokasi anggaran subsidi energi saat ini masih sangat memadai untuk meredam tekanan akibat kenaikan harga minyak global.




















































