jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta menggelar Operasi Pasar Stabilisasi Harga Pangan di 14 Kemantren di wilayah Kota Yogyakarta.
Operasi pasar yang menggandeng Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta ini berlangsung hingga 5 Desember 2025.
Kegiatan bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga pangan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi mengatakan operasi pasar menjadi instrumen pengendalian inflasi yang terus diperkuat pemerintah daerah bersama bulog.
“Kegiatan ini adalah upaya pemerintah dalam rangka pengendalian inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok menjelang Natal dan tahun baru,” ujar Dedi, Senin (16/11).
Ketua Tim Kerja Ketersediaan dan Pengendalian Harga pada Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Evi Wahyuni mengatakan Pemkot Jogja memberikan subsidi sebesar Rp 2.000 per kilogram atau per liter untuk seluruh komoditas bahan pokok yang dijual.
"Komoditasnya bahan pokok, ada beras premium, beras medium, SPHP, gula, minyak goreng, terigu, bawang merah, bawang putih, sampai telur juga tersedia,” kata Evi.
Adapun setiap kemantren mendapatkan kuota alokasi 4-6 ton bahan pokok. (mcr25/jpnn)



















































