Jumlah dan Penyebab Kebakaran di Bantul Sepanjang 2025

18 hours ago 21

Jumat, 09 Januari 2026 – 10:05 WIB

Jumlah dan Penyebab Kebakaran di Bantul Sepanjang 2025 - JPNN.com Jogja

Jumlah kasus kebakaran di Bantul. Foto: Humas Polres Bantul

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul mencatat telah menangani sebanyak 224 kejadian kebakaran di sepanjang 2025. Fenomena kelistrikan atau korsleting listrik masih menempati urutan teratas sebagai pemicu utama kebakaran di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul Irawan Kurnianto mengatakan bahwa dari total 224 kejadian tersebut, mayoritas terjadi di dalam wilayah manajemen kebakaran (WMK) Bantul.

Perinciannya adalah 199 kejadian WMK Bantul, sembilan kejadian non-WMK Bantul, dan 16 kejadian luar wilayah Bantul.

Berdasarkan data yang dihimpun, penyebab tertinggi kebakaran adalah korsleting listrik. Hal ini dipicu oleh penggunaan peralatan listrik yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta kelalaian dalam instalasi.

"Peran serta masyarakat sangat penting untuk pencegahan dan antisipasi dini. Gunakanlah peralatan listrik yang sudah berstandar SNI," ujar Irawan Kurnianto, Kamis (8/1).

BPBD Bantul juga mengimbau warga untuk agar masyarakat memasang instalasi listrik sesuai spesifikasi kebutuhan serta tidak menumpuk stop kontak secara berlebihan.

"Dan yang terpenting cek kembali atau matikan peralatan listrik jika sudah tidak digunakan," katanya.

Faktor Lain: Pembakaran Sampah dan Kompor Gas
Selain masalah kelistrikan, aktivitas pembakaran sampah dan kebocoran kompor gas juga menjadi penyumbang angka kebakaran di Bantul. Irawan menekankan agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga dan peralatan dapur.

Dinas Pemadam Kebakaran mencatat ada ratusan kejadian kebakaran selama 2025. Ini penyebab paling banyak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |