Jurnalis Hilang Belum Ditemukan, Operasi SAR hingga Samudra Hindia

8 hours ago 18

Jurnalis Hilang Belum Ditemukan, Operasi SAR hingga Samudra Hindia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Rombongan jurnalis saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di sekitar Perairan Selat Sunda yang kini dikabarkan hilang kontak. Foto: Grup WhatsApp Basarnas Banten

jpnn.com, PANDEGLANG - Tim SAR gabungan terus berupaya mencari lima jurnalis dan tiga warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Operasi pencarian bahkan hingga memasuki wilayah Samudra Hindia dengan mempertimbangkan pergeseran arus laut.

"Hari ke-6 hari ke-7 sebenarnya kami sudah masuk di samudra Hindia, kami berdasarkan dengan pengamatan pergeseran arus. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan tim dalam menentukan area pencarian berikutnya," ujar Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Pandeglang, Banten, Senin.

Pada pencarian hari berikutnya, dia menambahkan area pencarian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi operasi selama tujuh hari serta pengamatan terhadap pergerakan arus dan data kondisi laut.

Amrad mengatakan pencarian tetap dilakukan menggunakan kapal dan pemantauan melalui udara. Namun, pelaksanaan kedua metode tersebut disesuaikan dengan kondisi cuaca di lapangan.

Dia menjelaskan cuaca menjadi salah satu tantangan selama proses pencarian. Pada hari pertama dan kedua sebelumnya, operasi terkendala kondisi Gunung Anak Krakatau yang belum kondusif. Selanjutnya, mulai hari ketiga hingga keenam, tim menghadapi kendala kabut.

"Pada hari kelima, helikopter masih dapat melakukan pencarian namun dengan jarak pandang sekitar 1,5 kilometer pada ketinggian 500 kaki. Namun, pada hari keenam, helikopter yang telah disiapkan tidak dapat diterbangkan karena kondisi kabut," paparnya.

Amrad juga mengatakan metode penyelaman belum dapat dilakukan karena titik keberadaan korban maupun kapal cepat yang digunakan belum diketahui keberadaannya secara pasti.

Tim SAR gabungan terus berupaya mencari lima jurnalis dan tiga warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |