jateng.jpnn.com, SEMARANG - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Jawa Tengah menjadi wilayah paling sentral dalam pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Menurutnya, posisi strategis Jawa Tengah menjadikan wilayah ini sebagai simpul utama pergerakan pemudik, baik dari arah barat menuju timur Pulau Jawa maupun sebaliknya.
Karena itu, berbagai skema pelayanan dan rekayasa lalu lintas disiapkan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar.
“Wilayah Jawa Tengah menjadi wilayah paling sentral. Dari sisi pelayanan kami menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil genap, one way lokal hingga one way nasional,” kata Jenderal Sigit saat meninjau kesiapan pengamanan di Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (16/3).
Selain rekayasa arus lalu lintas, pihaknya mengapresiasi sejumlah inovasi layanan bagi pemudik di Jawa Tengah. Satu di antaranya melalui valet and ride serta pemanfaatan teknologi digital seperti Chatbot Si Polan dan layanan darurat 110.
“Dukungan berbagai persiapan ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan layanan kepolisian, termasuk apabila ada kendala di lapangan, khususnya di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.
Jenderal Listyo menyebut berbagai persiapan yang dilakukan dapat mengoptimalkan pelayanan pada puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada H-3 atau tiga hari sebelum Lebaran.
Pihaknya berharap angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dapat ditekan dibandingkan tahun sebelumnya.

















































