jpnn.com, SERANG - Kecelakaan hebat melibatkan truk tangki gas Pertamina dan truk pengangkut gabah terjadi di ruas Tol Tangerang-Merak KM 76, tepatnya di Jembatan Kidemang, Kota Serang, Banten.
Kecelakaan yang terjadi pada Senin (16/3) ini mengakibatkan kepadatan lalu lintas di ruas jalan menuju pelabuhan Merak.
Menurut pantauan di lokasi pada Senin sore, antrean panjang kendaraan tampak mengular hingga KM 72 yang didominasi oleh armada truk logistik serta kendaraan pribadi para pemudik.
Kepadatan ini memicu ketersendatan arus lalu lintas yang cukup signifikan menuju arah Pelabuhan Merak.
Insiden tersebut menyebabkan sebagian lajur jalan harus ditutup sementara oleh petugas guna memberikan ruang bagi proses evakuasi kendaraan yang terlibat. Hal ini berdampak langsung pada kecepatan laju kendaraan yang hanya dapat merayap perlahan saat melewati titik kejadian.
Sejumlah petugas kepolisian dari Patroli Jalan Raya (PJR) bersama petugas operasional jalan tol tampak bersiaga dan melakukan penanganan intensif di lokasi. Upaya pengaturan lalu lintas terus dilakukan untuk memastikan kendaraan tidak terkunci total di jalur tol tersebut.
Kondisi evakuasi memerlukan kehati-hatian ekstra mengingat salah satu armada merupakan truk bermuatan gas yang memerlukan penanganan khusus demi keamanan. Material gabah yang berserakan di jalan juga turut dibersihkan oleh petugas agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.
Meskipun kepadatan telah mencapai jarak sekitar empat kilometer, petugas berupaya melakukan rekayasa lalu lintas terbatas guna mengurai penumpukan di titik-titik krusial. Pengendara diimbau untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan personel yang bertugas di lapangan.




















































