jpnn.com, JAKARTA - Manajemen Bandara Adisutjipto memastikan keberangkatan pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dari Yogyakarta yang dilaporkan hilang kontak di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1), telah sesuai prosedur.
"Sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di bandara. Kemudian di ruang tunggu, setelah itu boarding menuju ke Makassar," ujar General Manager Bandara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi dikutip Senin (19/1).
Wibowo menjelaskan, pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut lepas landas dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada pukul 08.08 WIB dengan tujuan Makassar.
Menurut dia, seluruh tahapan keberangkatan, mulai dari pemeriksaan keamanan di Security Check Point (SCP) hingga proses boarding, telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku di bandara.
"Semua prosedur dari keberangkatan sampai pemeriksaan di X-ray, di Security Check Point (SCP)-nya, sudah kita lakukan," ujar dia.
Wibowo menambahkan, pesawat tersebut berangkat dengan mengangkut tujuh kru dan tiga penumpang.
"Krunya tujuh, penumpangnya tiga," ucap dia.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menerima laporan hilangnya pesawat udara jenis ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT pada Sabtu (17/1).






















































