jabar.jpnn.com, CIREBON - Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, mencapai 99 persen pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran 2026.
Capaian tersebut dinilai mencerminkan kedisiplinan dan kesiapan pegawai dalam kembali menjalankan tugas pelayanan publik.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan angka tersebut diperoleh setelah pemerintah daerah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) serta titik layanan publik di Kota Cirebon, Rabu.
“Kegiatan pemantauan ini sengaja kami laksanakan bertepatan dengan hari perdana masuk kantor setelah masa libur Lebaran,” ujar Edo.
Ia menjelaskan, sidak dilakukan bersama jajaran terkait guna memastikan seluruh ASN telah kembali aktif bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk melihat langsung kesiapan pegawai dalam memulai kembali aktivitas pemerintahan setelah masa libur panjang.
Berdasarkan hasil pemantauan, tingkat kepatuhan ASN dinilai sangat baik. Edo menyebutkan bahwa pegawai yang tidak hadir memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara resmi.
“Adapun yang berhalangan masuk memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara resmi,” katanya.
















































