jpnn.com, JAKARTA - Grab terus mengembangkan inovasi berbasis akal imitasi atau AI. Yang terkini, perusahaan aplikasi super atau superapp itu memperkenalkan 13 fitur baru berbasis AI demi memudahkan jutaan penggunanya.
Peluncuran 13 fitur anyar itu dilaksanakan pada GrabX 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026). GrabX merupakan ajang tahunan terbesar Grab se-Asia Tenggara yang kali ini digelar di Jakarta.
Pendiri sekaligus CEO Group Grab Anthony Tan menyatakan saat ini hampir semua orang menggunakan AI. Menurut dia, AI yang luar biasa berarti teknologi yang murah.
"Kami ingin membantu sebanyak mungkin orang semampu kami," ujar Anthony saat menyampaikan paparannya di acara yang dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman itu.
Oleh karena itu, Grab mengembangkan AI yang tidak hanya memudahkan penggunanya, tetapi juga mitra pengemudi dan merchant. Anthony menyebut AI itu dengan istilah Coach yang berperan seperti pembimbing.
“Coach bukan sekadar alat, melainkan pendamping cerdas untuk mitra pengemudi," tuturnya.
Dengan Coach, Grab membantu para mitra pengemudi meningkatkan penghasilan sekaligus menyelesaikan berbagai tugas. Anthony menegaskan Coach terlahir dari filosofi 'AI-First with Heart' yang diperkenalkan pada GrabX tahun lalu.
Oleh karena itu, pria asal Singapura tersebut mengusung prinsip inklusif agar driver dan merchant Grab memiliki kesempatan untuk ikut dalam gelombang AI. "Di Grab, kami percaya mereka tidak seharusnya tertinggal," ucapnya.




















































