jatim.jpnn.com, SURABAYA - Suasana jalanan di Kota Surabaya nampak lebih lenggang dari biasanya, Jumat (20/3). Sejumlah ruas jalan seperti Jalan Pemuda, Gubeng, Tunjungan, Darmo kawasan pusat kota terlihat jauh lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa.
Volume kendaraan menurun drastis, bahkan pada jam-jam yang biasanya menjadi puncak kemacetan.
"Biasanya macet sekali, apalagi pagi dan sore, tetapi sekarang lancar, bahkan terasa kosong,” ujar Arvina salah satu pengendara yang melintas di kawasan Wonokromo.
Fenomena ini terjadi karena sebagian besar warga memilih pulang ke daerah asal untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Tradisi mudik yang kembali normal pascapandemi membuat arus keluar kota meningkat signifikan sejak beberapa hari sebelum Lebaran.
Selain jalanan yang lengang, sejumlah pusat perbelanjaan, perkantoran, dan kawasan bisnis juga tampak sepi. Banyak toko tutup sementara, dan aktivitas ekonomi melambat.
Hanya beberapa tempat seperti pusat oleh-oleh dan destinasi wisata tertentu yang masih terlihat ramai oleh pengunjung.
Walakin, kondisi ini justru membawa dampak positif bagi sebagian warga yang tetap tinggal di kota. Udara terasa lebih bersih, perjalanan menjadi lebih cepat, dan tingkat kebisingan berkurang.

















































