Kunjungan Wisata ke Bantul Menurun, Ini Penyebabnya

7 hours ago 14

Kamis, 26 Maret 2026 – 10:01 WIB

Kunjungan Wisata ke Bantul Menurun, Ini Penyebabnya - JPNN.com Jogja

Objek wisata Gumuk Pasir di Bantul. Foto: Instagram/pemkabbantul

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul mencatat adanya tren penurunan jumlah kunjungan wisatawan selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah (Lebaran 2026) jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan ini terlihat signifikan baik dari total kunjungan maupun rata-rata harian.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi mengungkapkan bahwa rata-rata kunjungan harian tahun ini menyusut hampir 40 persen.

"Tingkat kunjungan wisata harian pada momen Lebaran tahun lalu rata-rata sekitar 18 ribu pengunjung, sedangkan tahun ini rata-rata sebanyak 11.400 pengunjung," ujar Markus saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).

Berdasarkan data dari seluruh Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) selama tujuh hari masa libur dan cuti bersama, tercatat total kunjungan sebanyak 80.333 orang.

Angka ini merosot jauh dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang mampu menembus angka 126.000 orang.

Meski jumlah pengunjung menurun, sektor pariwisata tetap memberikan kontribusi nyata terhadap daerah. Total retribusi yang terkumpul selama momen Lebaran 2026 ini tercatat sebesar Rp 1,162 miliar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pihak dinas mengidentifikasi beberapa faktor utama di balik lesunya arus wisata tahun ini.

Pertama, durasi libur yang lebih pendek membuat masa cuti bersama 2026 dinilai tidak sepanjang tahun sebelumnya.

Jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Bantul selama Lebaran 2026 merosot 40 persen dibandingkan tahun lalu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |