jatim.jpnn.com, MOJOKERTO - Pria lanjut usia bernama Solikin (62) warga Dusun Gambiran, Desa Kwatu, Kecamatan Mojanyar, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di Bendung Tingarbuntut, Kecamatan Bangsal, Rabu (21/1).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya Nanang Sigit menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat korban mencari kayu dan barang bekas di sekitar aliran sungai bendung.
Namun, korban tidak kunjung pulang hingga akhirnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga dan warga sekitar.
“Korban diduga terpeleset dan terseret arus saat mencari kayu dan barang bekas di sekitar bendung. Laporan kami terima pada Rabu pagi, dan tim langsung kami kerahkan ke lokasi,” ujar Nanang.
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Surabaya mengirimkan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB dan langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait serta masyarakat setempat. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian awal.
Hingga akhirnya pada pukul 11.57 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 1,2 kilometer dari titik awal diduga tenggelam.
“Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Bangsal,” jelasnya.



















































