jpnn.com, JAKARTA - Langkah Samsung merombak layanan aplikasinya berlanjut. Mereka mengumumkan penutupan aplikasi pesan bawaan, Samsung Messages, mulai Juli 2026.
Keputusan itu menandai akhir dari perjalanan panjang aplikasi yang selama bertahun-tahun menjadi andalan pengguna ponsel Galaxy.
Samsung kini mendorong pengguna untuk beralih ke Google Messages sebagai pengganti utama.
Peralihan tersebut bukan tanpa alasan. Google Messages membawa dukungan Rich Communication Services (RCS), yang memungkinkan pengiriman foto dan video berkualitas tinggi.
Lalu, obrolan grup yang lebih dinamis, hingga indikator pengetikan secara real-time, bahkan lintas sistem operasi.
Di sisi lain, pengguna memang harus merelakan sejumlah fitur kustomisasi khas Samsung Messages yang selama ini menjadi daya tarik tersendiri.
Namun, Google Messages menawarkan kompensasi berupa fitur yang lebih mutakhir.
Termasuk integrasi kecerdasan buatan Gemini yang dapat membantu mengolah gambar langsung di dalam percakapan.




















































