jpnn.com, JAKARTA - Banyak pelaku UMKM memiliki produk unggulan, tetapi masih menghadapi tantangan dalam merajai pasar internasional, mulai dari kurangnya pemahaman prosedur ekspor hingga strategi bisnis global.
Tanpa pendampingan yang tepat, peluang untuk berkembang sering kali terhambat.
Untuk itu, kantor-kantor Bea Cukai terus menggencarkan asistensi bagi UMKM berpotensi ekspor di Jawa Timur agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar dunia.
"Kegiatan asistensi merupakan bagian dari fungsi industrial assistance Bea Cukai untuk mendorong pelaku UMKM meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga tingkat internasional," kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo dalam keterangannya, Kamis (26/3).
Di Surabaya, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur I mengasistensi UMKM Anaria Souvenir pada Jumat (06/03).
UMKM yang bergerak di bidang kerajinan resin premium ini dikenal dengan produk dekoratif dan gift artisanal yang mengusung sentuhan budaya lokal.
Pemilik Anaria Souvenir, Ria Saktia, menyambut langsung kunjungan tersebut.
Dengan kualitas seni yang tinggi dan standar produksi yang mendukung ekspor, Anaria Souvenir dinilai memiliki potensi besar untuk menembus pasar global.




















































