jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri mengapresiasi kesiapan PT Pertamina Patra Niaga dalam menjaga pasokan energi menjelang Hari Raya Iduladha.
Namun demikian, Hanif menegaskan masih terdapat persoalan serius terkait tata kelola subsidi energi, khususnya pada distribusi biosolar dan LPG 3 kilogram.
"Secara umum Komisi XI mengapresiasi kesiapan PT Pertamina Patra Niaga di dalam menjaga pasokan energi menjelang Iduladha. Namun kami juga menekankan bahwa tantangan hari ini bukan semata pada pasokan, bukan semata pada ketersediaan stok, tetapi juga tata kelola dari subsidi energi,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Sebelumnya, saat kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI ke Fuel Terminal Boyolali, Jawa Tengah milik PT Pertamina Patra Niaga, Jumat (22/5/2026) lalu, politikus PKB ini mengatakan, tantangan utama distribusi energi nasional saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga memastikan subsidi energi tepat sasaran dan bebas dari kebocoran.
Dia menjelaskan kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan terhadap implementasi penugasan Public Service Obligation (PSO) yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga.
Hanif mengungkapkan data yang dipaparkan dalam kunjungan tersebut menunjukkan realisasi distribusi biosolar dan LPG 3 kilogram telah melampaui kuota tahun berjalan (year to date). Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikasi masih adanya kebocoran dan penyaluran subsidi yang tidak tepat sasaran.
“Tadi data yang dipaparkan menunjukkan biosolar misalnya sudah mencapai 100,1 persen dari kuota year to date, sementara LPG 3 kilogram bahkan sudah sampai 109,18 persen. Ini artinya menjadi alarm bahwa kebocoran dan salah sasaran subsidi masih menjadi persoalan yang serius,” katanya.
Dia juga mencatat PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan digitalisasi pengawasan distribusi energi, termasuk melalui penggunaan QR Code dan integrasi data. Meski demikian, Hanif menilai langkah tersebut belum sepenuhnya mampu menutup potensi pelanggaran distribusi subsidi energi.


















































