Menko Pangan Zulhas Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi di Banyuwangi Berjalan Lancar

4 hours ago 13

Menko Pangan Zulhas Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi di Banyuwangi Berjalan Lancar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (dua dari kanan) saat menghadiri kegiatan 'Rembuk Tani' di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (14/5). Foto: Dokumentasi Pupuk Indonesia

jpnn.com, BANYUWANGI - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Menko Zulhas mengecek langsung penyaluran pupuk bersubsidi di Banyuwangi, Jawa Timur yang dinilai telah berjalan lancar.

Kondisi tersebut dipantau melalui kegiatan 'Rembuk Tani' di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (14/5).

Dalam kesempatan tersebut, Menko Zulhas menyampaikan dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan baik di lapangan.

Menko Pangan Zulhas Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi di Banyuwangi Berjalan Lancar

Berdasarkan hasil pengecekan, distribusi pupuk dinilai lancar dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

“Saya diminta Presiden untuk mengecek pupuk. Alhamdulillah pupuk lancar, harga juga mendapat diskon 20 persen,” ujar Menko Zulhas di hadapan awak media.

Tinjauan lapangan ini untuk melihat langsung implementasi dari kebijakan baru pemerintah dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi.

Di antaranya penyederhanaan regulasi dari 145 aturan menjadi satu peraturan induk, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, kemudian disempurnakan dengan Perpres 113/2025.

Terbit juga Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya.

Dengan penyederhanaan ini, pupuk bersubsidi sudah bisa ditebus sejak awal tahun atau sudah bisa didapatkan sebelum petani memulai tanam.

Dampak baiknya, produktivitas pertanian meningkat.

Perubahan berikutnya yang telah dilakukan Pemerintah yaitu menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejak Oktober 2025 sebesar 20 persen.

Penurunan pertama HET dalam sejarah subsidi pupuk ini berlaku untuk semua jenis pupuk bersubsidi.

Menurut Menko Zulhas, kelancaran distribusi pupuk dan kebijakan harga yang lebih terjangkau berdampak positif terhadap kesejahteraan petani.

Menko Pangan Zulhas memastikan penyaluran pupuk subsidi di Banyuwangi berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi petani

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |