jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ramadan tak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga kesadaran merencanakan masa depan.
Melalui gelaran BSI Fest Ramadan 2026 di Tunjungan Plaza Surabaya, literasi perencanaan haji dan investasi emas didorong agar masyarakat semakin siap secara spiritual maupun finansial.
Regional CEO BSI Regional VIII Surabaya Jajang Abdul Karim mengatakan kegiatan ini tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga mendorong pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan ibadah dan pengelolaan aset.
“Kami menargetkan sekitar 3.000 pengunjung per hari, tetapi yang terpenting adalah bagaimana masyarakat memahami perencanaan haji dan investasi emas secara benar,” ujar Jajang, Kamis (19/2).
Salah satu agenda utama dalam BSI Fest adalah Expo Haji dan Umrah. Melalui expo ini, pengunjung mendapatkan informasi terkait mekanisme pendaftaran, setoran awal, hingga estimasi masa tunggu keberangkatan.
Menurut Jajang, Ramadan menjadi momentum yang mendorong masyarakat lebih serius merencanakan ibadah ke Tanah Suci. Tingginya minat tersebut perlu diimbangi dengan literasi yang memadai agar calon jemaah dapat menyiapkan dana secara bertahap dan terukur.
“Minatnya selalu naik saat Ramadan. Karena itu kami hadirkan edukasi agar masyarakat bisa menyusun strategi keuangan, bukan sekadar ikut tren,” jelasnya.
Selain literasi haji, investasi emas menjadi fokus lain yang diangkat dalam festival ini.
















































