jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat di wilayah ini berada dalam posisi aman. Persediaan bahan pokok diprediksi mencukupi kebutuhan masyarakat mulai dari awal Ramadan hingga hari raya Idulfitri mendatang.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan bahwa ketahanan pangan di Kota Gudeg saat ini berada pada rentang waktu yang sangat mencukupi untuk kebutuhan jangka menengah.
“Untuk ketahanan pangan kami berada di rentang waktu satu setengah sampai dua bulan ke depan masih aman,” ujar Vero dalam keterangan resminya.
Mengingat stok yang terjamin, Vero mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan belanja secara berlebihan (panic buying) selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, perilaku belanja yang wajar akan membantu menjaga stabilitas distribusi dan harga di pasar.
Guna menekan potensi lonjakan harga, Dinas Perdagangan bersama Pemda DIY telah bergerak sejak awal tahun.
Misalnya, operasi pasar dan pasar murah telah dilaksanakan secara berkala sejak Januari lalu, termasuk penyelenggaraan pasar murah di 14 kemantren se-Kota Yogyakarta.
Disperindag juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan BPOM untuk memantau kualitas produk, baik di pasar rakyat maupun ritel modern.
Meskipun stok aman, hasil pemantauan terbaru menunjukkan adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas.
















































