jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Kuasa hukum keluarga korban Risang Bima Wijaya menjelaskan barang-barang milik korban seperti ponsel, tas, dompet, dan identitas diri masih ditemukan di lokasi. Karena itu, motif perampokan dinilai belum mengarah kuat dalam kasus tersebut.
"Kalau niatnya merampok, seharusnya barang-barang berharga juga dibawa. Faktanya HP dan barang penting lainnya masih ada," ucap Risang saat dikonfirmasi, Rabu (24/6).
Terkait isu korban sedang hamil, Risang meminta publik tidak berspekulasi.
Menurut dia, kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan lanjut membuat bentuk tubuh korban sulit dijadikan dasar kesimpulan.
"Korban memang bertubuh gemuk. Saat ditemukan juga sudah mengalami pembengkakan akibat proses pembusukan. Jadi soal hamil atau tidak, biarkan dokter forensik yang menyimpulkan," katanya.
Keluarga berharap polisi segera mengungkap siapa pihak yang membawa dan meninggalkan jenazah korban di area parkir Bandara Juanda.
"Dari situ nanti akan diketahui apa yang sebenarnya terjadi. Apakah meninggal secara wajar atau ada peristiwa pidana lain yang mendahuluinya," ujarnya.
Risang menyatakan sejauh ini tidak ditemukan indikasi konflik rumah tangga maupun persoalan pribadi yang melibatkan korban.

















































