Misteri Rumah Api di Sleman Mulai Terkuak, Gas Hidrogen Diduga Jadi Pemicu

6 hours ago 17

Senin, 08 Juni 2026 – 18:15 WIB

Misteri Rumah Api di Sleman Mulai Terkuak, Gas Hidrogen Diduga Jadi Pemicu - JPNN.com Jogja

Fenomena api misterius di Sleman. Foto: Dok. UGM

jogja.jpnn.com, SLEMAN - Teka-teki munculnya puluhan titik api secara misterius di sebuah rumah warga di Padukuhan Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Sleman, mulai menemukan titik terang. Tim peneliti dari Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan temuan awal yang mengarah pada akumulasi gas berbahaya.

Berdasarkan hasil observasi dan uji laboratorium yang dilakukan tim, gas hidrogen yang berasal dari proses fermentasi limbah organik pemotongan ayam menjadi kandidat kuat pemicu munculnya api.

Ketua tim peneliti PKPE FT UGM Prof Alva Edy Tontowi menjelaskan bahwa pihaknya menemukan konsentrasi gas hidrogen yang cukup tinggi di beberapa sudut rumah, termasuk di lokasi baju yang sempat terbakar pada Senin (1/6).

"Tim mendapati akumulasi hidrogen yang terbaca di titik terbakarnya baju mencapai 0,40, serta di kamar mandi sebesar 0,11. Angka ini tergolong cukup tinggi," ujar Alva, Jumat (5/6).

Selain hidrogen, tim peneliti juga mengasumsikan adanya peran gas fosfin yang terbentuk dari material kaya fosfat, seperti tulang dan bulu ayam yang terdekomposisi.

Meski gas ini sulit dideteksi karena langsung terbakar saat bertemu oksigen, tim menduga fosfin bertindak sebagai pemantik yang menyulut gas hidrogen di suhu kamar.

Sebagai langkah mitigasi darurat, tim UGM menyarankan pemilik rumah untuk meningkatkan sirkulasi udara dengan membuka ventilasi selebar-lebarnya dan menggunakan kipas angin guna mencegah pengumpulan gas.

Selain itu, mereka akan melakukan penjenuhan cairan basa (air kapur) pada tanah dan lantai rumah untuk menekan aktivitas bakteri Clostridium yang berperan dalam produksi gas hidrogen.

Teka-teki tentang kemunculan puluhan titik api di sebuah rumah di Sleman mulai menemukan titik terang. Begini kata tim dari UGM.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |